Menyoroti Jurnalisme Sastra bareng FLP Sekaran

“Menulislah… agar adamu tidak sama dengan tiadamu.” Begitu statement terakhir dari salah satu pembicara, Mulyono, S.Pd., M.Hum. atau yang akrab disapa Sendang, dosen Sastra Indonesia Unnes dalam talkshow yang diadakan oleh Forum Lingkar Pena (FLP) Ranting Sekaran Minggu, (13/1). Serambi Masjid Salman Al-Farisi Fakultas Teknik Unnes, menjadi tempat pilihan diselenggarakannya talkshow yang sekaligus disambung dengan Musyawarah Ranting.

Sastra Jurnalistik atau Jurnalisme Sastra adalah tema yang diusung dalam talkshow yang dihadiri lebih dari empat puluh orang mahasiswa itu. Meski langit terlihat murung dengan gerimis yang sesekali menyirami bumi Fakultas Teknik Unnes, namun para pembicara talkshow tetap mampu memukau para peserta. Selain Sendang Mulyono, Roh Agung Dwi Wicaksono, Pegiat FLP Cabang Semarang, dan Surahmat, Pemimpin Redaksi Portal Semarang juga menjadi pembicara dalam talkshow tersebut. Acara tersebut juga dihadiri oleh Syah Aziz Perangin Angin, Ketua FLP Cabang Semarang juga Eka Nur Apiyah, Ketua FLP Ranting Sekaran.

Seto, peserta dari Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia ketika dimintai kesan dan pesan seusai acara mengatakan bahwa dengan adanya acara tersebut lebih membangkitkan semangatnya untuk menulis. “Acaranya bagus dan menginspirasi, tapi untuk ke depan, mungkin publikasi lebih dipergencar lagi.” Ungkapnya.

“Semoga teman-teman bisa mengerti banyak hal tentang sastra jurnalistik, atau paling tidak teman-teman bersemangat untuk terus membaca dan menulis.” Ujar Ridwan Arifin, selaku ketua panitia talkshow saat diwawancarai perihal penyelenggaraan talkshow. “Ya itung-itung ngisi waktu teman-teman juga lah, dari pada hari Minggu di kos saja.” Imbuhnya.

5 thoughts on “Menyoroti Jurnalisme Sastra bareng FLP Sekaran

Leave a Comment