Adalah Partner Perjuangan..

images (4)“Teman hidup bagiku adalah partner perjuangan,” begitu kata Merry Riana. Aku sepakat. Seperti halnya Lam yang mengajak Gendis untuk berjuang bareng di sisa umur mereka dalam film Alif Lam Mim. Ya, sebuah film yang sangat menginspirasi. Tapi tunggu, aku tidak ingin bicara film itu kali ini, mungkin lain waktu kutulis tentang film itu untuk yang kedua kalinya. Semoga diberi kesempatan.

Kali ini aku ingin bicara tentang partner perjuangan. Partner atau pasangan atau kau bisa menyebutnya jodoh, adalah seseorang yang akan menemani kita berjuang. Itu menurutku. Ya, berjuang di sisa umur kita. Hidup itu perjuangan, kan? Perjuangan untuk mendapat kebahagiaan dan kemuliaan yang hakiki kelak di sisiNya. Karena itulah kita butuh partner yang akan semakin menguatkan langkah kita untuk terus berjalan, memenangkan yang harus kita menangkan. Bukan seseorang yang menjanjikan kita untuk menjamin hidup bahagia. Siapa, sih, yang bisa menjamin hati tidak akan patah? Patah itu soal klasik. Dua orang yang saling mencintai belum tentu tidak akan merasakan patah hati.

Patah hati, dalam sebuah buku berjudul Kitab Cinta dan Patah Hati karya Sinta Yudisia, dapat disimpulkan kondisi emosi seseorang dengan keadaan mental yang tak lagi memiliki semangat dan kemauan untuk melakukan suatu hal—terutama yang terkait percintaan—karena rasa kecewa, perasaan tidak suka yang muncul akibat peristiwa-peristiwa tak menyenangkan dengan pasangan. Patah hati menurutku merupakan ujian dalam hubungan, dalam mempertahankan sebuah hubungan. Ujian yang harus dilewati dan ditaklukan bersama. Semoga kita dimampukan.

Saling percaya. Kau pernah mendengar bahwa kadar cinta seseorang akan berkurang setelah melewati tahun demi tahun pernikahan? Bisa jadi. Dan aku pikir hal yang paling kuat dalam mempertahankan sebuah hubungan adalah saling percaya. Percaya sepenuhnya padaNya juga pada partner kita. Kau pernah dengar salah satu misi besar setan itu apa? Memisahkan sepasang suami istri, kawan. Naudzubillahi mindzalik. Dan di sini kita kembali berjuang, berjuang untuk saling percaya, berjuang untuk tetap berada di jalanNya dan menjemput surgaNya.

Sebagai penutup, ada satu quote yang sangat aku suka tentang perjuangan, dan lagi-lagi dikutip dari film Alif Lam Mim; “Fight and never lose hope!”

Leave a Comment