Perasaan..

Jika seorang perempuan bicara tentang perasaan, itu sudah menjadi hal yang biasa, kan? Itu juga yang akan aku lakukan sekarang; bicara tentang perasaan. Terus terang saja, akhir-akhir ini kepalaku sering pening—meski sudah lebih baik dari sebelumnya—lantaran sering dikejar-kejar deadline menulis, hingga aku tak sempat bercumbu mesra dengan hatiku sendiri, dengan perasaanku sendiri. Seperti mendengar dan menyuarakannya dalam sebuah tulisan. Ya, itu yang kumaksud.

Ah, benar, sudah begitu lama aku mengurung ratusan atau bahkan ribuan kata dalam sebuah ruang yang biasa orang sebut hati. Mereka terpenjara oleh sekat-sekat yang kubuat sendiri. Kasian. Aku bahkan hampir tak memberinya udara untuk bernapas. Ah, sudahlah. Aku tak mau membuat kau bingung membaca tulisanku. Intinya, aku hanya ingin membebaskan mereka saja. Atau, justru membebaskan rindu yang sudah sekian lama terkurung oleh pagar-pagar baja bernama ‘kesoksibukan’. Ya, rindu.

Dan ini perasaanku. Perasaan rinduku pada tempat ini dan pada semua yang terekam di sini; salah satu blog pribadiku. Kau tahu? Kembali menulis di tempat ini merupakan suatu hal yang begitu melegakan. Ah, kau pasti tahu. Jauh lebih tahu dariku. Kau, kan, juga seorang penulis. Penulis ulung yang tentu lebih jago dariku. Iya, kan?

2 thoughts on “Perasaan..

Leave a Comment