Prinsip..

Prinsip.. Aku yakin, kau juga punya prinsip. Ya, suatu kebenaran yang menjadi pokok dasar berpikir, dasar bertindak. Tapi memang begitulah prinsip, seringkali dibenturkan dengan banyak hal, termasuk sebuah penerimaan.

Menurutmu, apa yang berat dari akibat sebuah penerimaan? Penerimaan di mata orang lain? Ah, tentu saja hanya berputar-putar pada masalah dunia. Tapi sayangnya aku, atau bahkan juga kamu, masih saja sering terjebak dalam masalah itu. Iya, kan? Penerimaan di mata manusia.

Sadarkah kamu, bahwa seiring bumi yang bertambah tua, kebenaran terasa semakin samar? Yang membuatku, atau bahkan juga kamu, harus memakai sebuah kaca mata khusus demi membedakan mana yang benar dana mana yang (hanya) kelihatannya benar. Dan semua itu, seringkali mengusik sebuah prinsip. Ah, sungguh, aku adalah orang yang tidak tahu. Sungguh tiada daya apalagi untuk berupaya, kecuali Tuhan memampukan dan mempertajam mata hati ini. Kau tahu dengan apa? Doa. Kau mau membantu?

Leave a Comment