Gila!

Dingin… agaknya itu yang begitu terasa saat ini. Ya, saat ini, di tempat ini, di lantai tiga Masjid Ulul Albab Unnes dingin itu menyergapku hingga menusuk sendi-sendi tulangku. Hembusan dingin nan tajam itu tak segan-segan mengepungku. Ia datang dari segala arah lewat celah-celah tembok yang justru mengizinkannya masuk. Ya, masuk kemudian menerkamku.

Read more